Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dari 2015
Tulisanmu adalah Dirimu

        Maraknya media sosial di dunia maya membuat seluruh manusia di dunia ini dengan mudahnya berinteraksi satu sama lain. Saling berkenalan, berteman, berbagi pengalaman, berbagi informasi, berbagi ilmu dan sebagainya. Banyak hal positif yang bisa kita lakukan dengan segala kemudahan itu.
        Sisi negatifnya tentu tak terhitung juga banyaknya. Semua kembali tegantung pada niat kita masing-masing, mau apa kita dengan banyaknya media sosial sekarang ini? Sejak tahun 2009 saya mulai bergabung dengan media sosial yang paling populer sejagat raya ini, yaitu Fesbuk tulisan kerennya facebook. Awal bergabung dengan fesbuk saya betul-betul terkagum-kagum dengan aplikasi yang satu ini. Yang saya pikirkan waktu itu sampai sekarang...pinter bangeeet gitu yang bikin aplikasi itu. Bisa membuai kita dengan segala macam fasilitas yang super canggih, membuat kita terlena berlama-lama berselancar di dunia maya hingga bisa mengabaikan segala sesuatu disekeliling kita yan…
Online Shop
Sebuah nama yang sudah tidak asing lagi para warga sosialita di berbagai sosial media di seluruh dunia. Apa sih Online Shop itu?  Secara bahasa online shop itu adalah toko yang melakukan transaksi jual belinya melalui internet. Baik melalui komputer atau handphone. Banyak online shop yang dalam dunia nyatanya tidak mempunyai toko dia hanya mempunya gambar-gambar produk sebagai modal jualannya. Kebanyakan onlineshop menjual barang-barang dengan foto-foto yang menarik, cantik dan indah dipandang mata. Itu salah satu kelebihan onlineshop untuk menggaet ribuan calon konsumen di seluruh dunia. Banyak orang yang tadinya tidak pernah jualan setelah menjamurnya onlineshop jadi ikutan jualan terutama menjelang bulan Ramadhan. Bagus sih jadi membangun perekonomian rakyat walaupun transaksinya tidak secara nyata, tapi barangnya nyata looh yang dijual. Kecuali onlineshop yang niatnya mau tepu-tepu. Jika anda ingin terjun ke dunia onlineshop khususnya sebagai pedagang baiknya anda belajar…

Valentine Undercover

NILAI SEBUAH KASIH SAYANG By Kuzweety
Pak Ahmad duduk di pinggir jalan untuk melepas lelah, siang itu udara di kota Surabaya terasa panas,terik sinar matahari tak menyurutkan langkahnya justru sebaliknya semakin membakar semangat Pak Ahmad untuk keliling perumahan mencari botol-botol plastik. Sebuah gerobak berwarna hijau berukuran lumayan besar dan bersih, berbeda dengan gerobak pemulung sampah plastik biasanya. Gerobak pak Ahmad dibagi menjadi dua bagian, bagian depan untuk menyimpan botol-botol plastik dan bagian belakang dekat kemudi ditata rapi dan bersih untuk tempat istirahat seorang bocah laki-laki berusia 10 tahun. Dia adalah Dafa putera Pak Ahmad yang menderita lumpuh kaki semenjak bayi. Hidup berdua di sebuah rumah petak di pinggir rel kereta dan tak ada saudara yang bisa merawat puteranya, merupakan alasan Pak Ahmad untuk senantiasa membawa puteranya kemanapun dia pergi.             “Pak...Dafa haus” gumam Dafa yang terbangun dari tidurnya Pak Ahmad segera bangkit dari istirah…

Valentine Undercover

VALENTINE PERTAMA By : Anhar Aku bingung sekali. Hidup di kota besar ternyata sangat memusingkan, terlalu banyak aturan tidak tertulis yang harus kutaati. Ketika aturan itu tidak dikerjakan, orang lain pun akan mengecap yang aneh-aneh. Padahal, kota ini sama saja dengan kota yang lain. Mungkin karena menjadi ibukota negara sehingga memiliki perbedaan dengan yang lain. Apalagi, walikotaku sempat memimpin kota ini sebelum akhirnya menjadi presiden republik ini. Ah, betapa lebih tenang hidup di kampungku pinggiran Solo, menikmati udara segar, mendengar kicauan burung, merasakan semilir angin, dan tanpa keributan. Kota ini sudah terkenal dengan segala hingar-bingarnya, kemacetan, udara yang kotor, banjir setiap tahun, ditambah lagi perkelahian antar kampung, antar siswa, bahkan antar ibu-ibu karena masalah yang sepele. Aku rindu suasana kampungku. Namun, apa dayaku? Aku dapat kuliah di kota ini bermodalkan beasiswa yang untuk kebutuhan sehari-hari saja tidak cukup. Akibatnya, aku pun bekerj…