Langsung ke konten utama

Tips Menikmati Long Week End Di Rumah

Long week end, sebuah kalimat yang sekarang ini menjadi favorit bagi keluarga-keluarga mapan di perkotaan. Senang rasanya jika bertemu week end apalagi long week end.

Dulu masyarakat kita tidak mengenal istilah week end (libur akhir pekan). Week end hanya dikenal di negara-negara maju terutama Eropa. Seiring perkembangan jaman masyarakat Indonesia sekarang familiar dengan istilah itu. Terutama bagi para eksmud ataupun siapa saja yang selama 5 hari dalam seminggu dari pagi hingga malam harus bekerja mencari nafkah diluar rumah. Otomatis interaksi dengan keluarga pada hari-hari biasa hanya sedikit, week end lah yang jadi tumpahan bagi keluarga modern untuk saling berinteraksi lebih banyak dengan anggota keluarga.

Keluarga-keluarga mapan biasanya selalu mengagendakan week end dengan berbagai acara diluar rumah. Lihat saja di setiap sudut jalan raya selalu macet karena dipenuhi mobil-mobil yang akan merayakan week end. Menikmati week end tidak selalu harus diluar rumah dan tak perlu risau jika menikmati week end hanya dirumah saja. Ada banyak kegiatan menyenangkan yang bisa kita lakukan untuk menghabiskan waktu bersama keluarga tercinta.

Berikut beberapa tips mudah menikmati week end dirumah.
1. Tulis hal-hal yang anda sukai terlebih dahulu yang sudah lama tidak anda lakukan karena
     kesibukan anda di kantor atau kesibukan lainnya setiap hari.
2. Ajak anak-anak dan suami untuk merencanakan agenda week end di rumah.
3. Hobi yang sudah lama ditinggalkan bisa kita lakukan lagi saat week end, misalnya berkebun,
    merawat tanaman, menjahit, merajut, melukis, mendekor rumah bahkan mencoba aneka resep
    makanan ringan yang bisa kita jadikan camilan di akhir pekan.
4. Menonton film bersama keluarga dengan DVD player.
5. Menulis
6. Bongkar gudang dan mengeluarkan barang-barang bekas yang mungkin banyak menumpuk di
    rumah
7. Memanjakan keluarga dengan masakan favorit mereka buatan anda.
8. Perawatan badan sendiri, misalnya luluran, maskeran atau memanggil tukang pijit langganan anda.
9. Bersilaturahmi dengan tetangga yang mungkin jarang pula kita lakukan karena kesibukan masing-
    masing.

Ternyata banyak ya hal-hal yang bisa kita lakukan di rumah untuk menghabiskan week end menyenangkan bersama keluarga tanpa harus mengeluarkan budget yang menguras kantong anda, tanpa harus bermacet ria di jalan, tanpa harus mengantri lama di tempat-tempat wisata atau restoran.

Bahagia itu sederhana, kita sendiri yang menciptakan. Bahagia tidak selalu harus dengan biaya mahal. Bahagia itu berasal dari hati kita.

Selamat menikmati long week end bersama keluarga tercinta.





Komentar

Postingan populer dari blog ini

Do’akan Yang Baik-baik Saja

Jika kita pernah disakiti orang lain pasti sampai kapan pun akan teringat kejadian itu. Sakit hati karena lisan atau perbuatan orang lain. Tetapi, sering kah kita ingat kalau pernah menyakiti orang lain? Atau sadar kah jika kita pernah atau mungkin sering menyakiti hati orang lain karena ucapan dan tindakan? Seringnya kita tak sadar ya, padahal jika ada orang lain yang sakit hati karena perbuatan kita akan berdampak buruk terhadap kehidupan kita selanjutnya. Kenapa? Mana tahu saat orang tersebut merasa tersakiti lalu ia diam-diam ia mendoakan kita dengan doa yang tidak kita kehendaki, bukan bermaksud mengajak su’uzon terhadap orang lain, tetapi justru mengajak lebih berhati-hati dalam bertindak, bersikap dan berucap.             Berbicara atau bersikap dengan siapa pun memang harus hati-hati, baik dengan teman, sahabat, kerabat bahkan dengan keluarga sendiri di rumah. Sering kali kita dalam kondisi tertentu emosi tak terkendali, mungkin karena ada satu masalah yang menghinggapi pikiran…

Sudahkah Mengenali Mesin Kecerdasan Si Buah Hati?

Setiap anak terlahir dengan keunikannya masing-masing. Seiring berjalan waktu kemampuan anak akan tumbuh sesuai dengan didikan orangtuanya, ditambah pengaruh lingkungan, dan bibit kecerdasan yang ia bawa sejak lahir yang diwariskan dari orangtuanya. Dibutuhkan kerjasama yang baik antara keduanya agar keinginan dan harapan orangtua sesuai pula dengan kemampuan dan kecerdasan anak. Jadi, sang anak melakoni hidupnya, terutama saat menjalani proses belajar di sekolah dan lingkungannya, ia tidak merasa memiliki beban berat, akan tetapi akan dijalaninya dengan penuh rasa tanggung jawab karena sesuai dengan kemampuan dan kecerdasannya.

Ada baiknya saat anak memasuki pendidikan usia dini, para orangtua sudah mengetahui mesin kecerdasan yang dimiliki oleh si buah hati. Mengapa harus mengenal mesin kecerdasan anak? Karena dengan mengenali berbagai macam jenis mesin kecerdasan itu, kita sebagai orangtua akan lebih mudah mengarahkan anak-anak untuk meraih masa depannya sesuai dengan bekal kecerda…

Orangtua Cerdas, Anak Cerdas

Siapa yang tidak ingin memiliki anak cerdas dan sukses di masa depannya? Cerdas bukan berarti harus selalu menjadi juara pertama di kelas. Kecerdasan tidak bisa diukur dari angka kognitif. Setiap anak punya keunikan masing-masing dengan kepribadiannya. Tetapi pada kenyataannya orang tua sering terjebak dengan angka-angka di buku raport dalam mengukur kecerdasan si buah hati. Padahal kecerdasan anak itu tidak selalu dari kognitifnya, bisa juga dari psikomotor, interpersonal, emotional, dan sebagainya.
            Membentuk kecerdasan anak tentu saja dimulai dari rumah, terutama sejak dari dalam kandungan. Anak cerdas sudah pasti terlahir dari orang tuanya yang cerdas. Tetapi anak yang masa depannya sukses tidak selalu terlahir dari orang tua yang sukses. Jika ingin memiliki anak cerdas, orangtuanya dulu yang meng-upgrade diri supaya cerdas dan menjadi role model anak-anak, berikut beberapa cara sederhana membekali kecerdasan untuk diri sendiri sekaligus anak-anak:
1. Komunikasi Anak-…