Langsung ke konten utama

Underwear Praktis untuk Traveling

Traveling adalah salah satu aktivitas yang sangat menyenangkan. Hampir setiap orang menyukainya, bahkan banyak yang menjadikan agenda rutin untuk kegiatan tersebut setiap tahunnya. Akan tetapi kadang aktivitas traveling membutuhkan perlengkapan yang tidak sedikit terutama underwear, karena kita akan banyak melakukan kegiatan di luar ruangan, sehingga membutuhkan banyak stok benda tersebut supaya organ genital tetap terjaga kebersihannya.
Untuk melengkapi perlengkapan traveling salah satunya adalah underwear sekali pakai. Produk  ini berbentuk celana dalam, bisa dipakai oleh pria maupun wanita. Terbuat dari bahan spandex yang sangat nyaman. Tidak membuat gatal, tak akan meninggalkan guratan karet di tubuh dan sangat elastis. Jangan kaget jika melihat benda aslinya yang kecil mungil dan bentuknya tidak seperti celana dalam pada umumnya.
Jangan khawatir pula karena bahannya yang elastis, celana dalam ini bisa dipakai siapa saja dengan bobot badan 40-100 kg. Dengan harga yang sangat terjangkau, Rp 5000,- saja/pcs tentu sangat membantu kita supaya tidak perlu membawa banyak underwear selama bepergian. Sangat cocok dipakai bagi penyuka backpackeran, atau pun yang hobi bertualang di alam bebas. Selain itu, bisa juga dipakai saat melaksanakan umroh atau ibadah haji atau saat plesiran dengan jadwal acara yang padat. Saat ini underwear sekali pakai tersebut tersedia dalam warna hitam saja, dengan ukuran all size.
Walaupun kita bepergian jauh, organ vital tetaplah harus dijaga kebersihannya. Celana dalam sekali pakai ini dijamin akan tetap membantu menjaga kebersihan dan kesehatan organ genital selama melakukan perjalanan jauh. Karena bahannya yang sangat nyaman, keringat pun terserap dengan baik.

Untuk pembelian dalam jumlah banyak, tentu saja ada diskon khusus. Terbuka juga peluang usaha bagi yang ingin menjadi reseller dengan fee sampai 30% tanpa harus stok barang. Info lebih lanjut wapri saja ke 081807575034.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Do’akan Yang Baik-baik Saja

Jika kita pernah disakiti orang lain pasti sampai kapan pun akan teringat kejadian itu. Sakit hati karena lisan atau perbuatan orang lain. Tetapi, sering kah kita ingat kalau pernah menyakiti orang lain? Atau sadar kah jika kita pernah atau mungkin sering menyakiti hati orang lain karena ucapan dan tindakan? Seringnya kita tak sadar ya, padahal jika ada orang lain yang sakit hati karena perbuatan kita akan berdampak buruk terhadap kehidupan kita selanjutnya. Kenapa? Mana tahu saat orang tersebut merasa tersakiti lalu ia diam-diam ia mendoakan kita dengan doa yang tidak kita kehendaki, bukan bermaksud mengajak su’uzon terhadap orang lain, tetapi justru mengajak lebih berhati-hati dalam bertindak, bersikap dan berucap.             Berbicara atau bersikap dengan siapa pun memang harus hati-hati, baik dengan teman, sahabat, kerabat bahkan dengan keluarga sendiri di rumah. Sering kali kita dalam kondisi tertentu emosi tak terkendali, mungkin karena ada satu masalah yang menghinggapi pikiran…

Sudahkah Mengenali Mesin Kecerdasan Si Buah Hati?

Setiap anak terlahir dengan keunikannya masing-masing. Seiring berjalan waktu kemampuan anak akan tumbuh sesuai dengan didikan orangtuanya, ditambah pengaruh lingkungan, dan bibit kecerdasan yang ia bawa sejak lahir yang diwariskan dari orangtuanya. Dibutuhkan kerjasama yang baik antara keduanya agar keinginan dan harapan orangtua sesuai pula dengan kemampuan dan kecerdasan anak. Jadi, sang anak melakoni hidupnya, terutama saat menjalani proses belajar di sekolah dan lingkungannya, ia tidak merasa memiliki beban berat, akan tetapi akan dijalaninya dengan penuh rasa tanggung jawab karena sesuai dengan kemampuan dan kecerdasannya.

Ada baiknya saat anak memasuki pendidikan usia dini, para orangtua sudah mengetahui mesin kecerdasan yang dimiliki oleh si buah hati. Mengapa harus mengenal mesin kecerdasan anak? Karena dengan mengenali berbagai macam jenis mesin kecerdasan itu, kita sebagai orangtua akan lebih mudah mengarahkan anak-anak untuk meraih masa depannya sesuai dengan bekal kecerda…

Orangtua Cerdas, Anak Cerdas

Siapa yang tidak ingin memiliki anak cerdas dan sukses di masa depannya? Cerdas bukan berarti harus selalu menjadi juara pertama di kelas. Kecerdasan tidak bisa diukur dari angka kognitif. Setiap anak punya keunikan masing-masing dengan kepribadiannya. Tetapi pada kenyataannya orang tua sering terjebak dengan angka-angka di buku raport dalam mengukur kecerdasan si buah hati. Padahal kecerdasan anak itu tidak selalu dari kognitifnya, bisa juga dari psikomotor, interpersonal, emotional, dan sebagainya.
            Membentuk kecerdasan anak tentu saja dimulai dari rumah, terutama sejak dari dalam kandungan. Anak cerdas sudah pasti terlahir dari orang tuanya yang cerdas. Tetapi anak yang masa depannya sukses tidak selalu terlahir dari orang tua yang sukses. Jika ingin memiliki anak cerdas, orangtuanya dulu yang meng-upgrade diri supaya cerdas dan menjadi role model anak-anak, berikut beberapa cara sederhana membekali kecerdasan untuk diri sendiri sekaligus anak-anak:
1. Komunikasi Anak-…